Kritik Untuk Pemerintah


Diawali dari pengalaman pribadiku,, banyak iklan baik di televisi, radio, koran, atau yang lainnya. Menganjurkan kita untuk hemat energi. Salah satunya adalah penghematan bahan bakar minyak atau yang biasa disebut BBM, tentu sudah tidak asing lagi bagi masyarakat di semua kalangan. Memang beralasan kalau kita disuruh hemat BBM. Akupun setuju dengan hal itu, tetapi permasalahannya, bangsa kita Indonesia merupakan negara yang kaya akan hasil nabatinya, banyak tanaman yang bisa diolah menjadi bahan bakar nabati, seperti pohon jarak yang banyak dianggap sebagai tanaman tidak berguna bagi masyarakat. belum lagi tanaman singkong, kelapa sawit, dll. Tentu dengan potensi itu bangsa indonesia akan menjadi raja dalam bahan bakar nabati di dunia. Hal yang membuat bangsa Indonesia diperhitungkan di kanca internasional. Dari pada APBN habis untuk mensubsidi premium, kenapa tidak dipikirkan dana itu untuk biaya penelitian bahan bakar nabati, memang hasilnya tidak bisa kita rasakan sekarang, tapi untuk generasi mendatang, itu merupakan hal yang luar biasa yang tak ternilai harganya. Dan bisa juga menjadikan Indonesia sebagai barometer dalam kebutuhan minyak di masa depan. Untuk itu, saya mengajak kepada teman - teman semua untuk memikirkan masa depan, bukan memikirkan harga premium turun terus, soalnya dengan harga premium yang rendah, kebiasaan rakyat indonesia adalah menghambur-hamburkan itu semua tanpa memikirkan dampak di masa depan. Oleh karena itu, marilah kita ubah pola pikir kita menghadapi krisis energi sekarang ini. Mungkin dengan bahan bakar nabati adalah salah satu solusi yang tepat. Untuk pemerintah, dana APBN jangan hanya digunakan untuk mensubsidi BBM, tapi banyak teman kita yang ingin mengembangkan bahan bakar nabati, tapi tersangkut dana. Itu saja dari saya,,

SEMOGA BERMANFAAT.



Update Artikel Blog ini
Berlangganan via email GRATIS :

Baca Juga :

0 komentar:

Posting Komentar

Rekomendasi Bisnis Online :

Pencarian

Pengikut

Artikel Populer